Artikel ini membuat Anda :
 
  Bahagia     0%   Terinspirasi    0%
  Penasaran     0%   Biasa Saja     0%

 Ayo, Diversifikasi Investasi Anda 

Ayo, Diversifikasi Investasi Anda
Image by : Istimewa
Selama ini uang yang Anda taruh di satu jenis investasi selalu menghasilkan ROI alias return of investment (ROI) yang baik. Hal itu membuat Anda terpacu untuk menanamkan uang lebih banyak lagi, bahkan dengan cara memindahkan dari portfolio investasi lain yang Anda miliki.

Kalau hal itu yang Anda lakukan, pahami, bahwa yang Anda kerjakan itu bukan investasi melainkan berjudi dengan nasib. Pasalnya, ibarat telur, pantang meletakkan seluruh telur Anda di sebuah keranjang. Karena kalau keranjang itu jatuh, maka semua telur Anda bisa pecah. Bandingkan kalau telur-telur itu sebelumnya sudah Anda letakkan di beberapa keranjang.

Contoh paling nyata adalah kasus beberapa saat lalu tentang investasi emas. Semua orang berbondong-bondong menginvestasikan seluruh uang yang dia miliki – termasuk tabungan dan deposito sebagai benteng keuangan terakhir mereka, untuk berburu laba besar.

Beberapa bulan pertama, bunga atau deviden dibayarkan dengan lancar kepada nasabah. Namun perlahan tapi pasti, pembayaran bunga mulai tersendat-sendat, dan akhirnya berhenti sama sekali. Lebih runyam lagi, tak sedikit yang rela berutang untuk investasi tersebut.

Diversifikasi investasi adalah cara yang tepat untuk membagi risiko. Risiko investasi, seperti yang Anda ketahui, terdiri dari rendah, sedang, dan tinggi. Nah, dalam koridor inilah diversifikasi investasi Anda harus dilakukan.

Rendah. Investasi ini tidak memberikan ROI tinggi, namun risikonya sangat rendah. Bahkan saking rendahnya bisa lebih kecil dari tingkat inflasi. Contohnya adalah tabungan dan deposito.

Sedang. Obligasi Republik Indonesia (ORI) atau Sukuk Republik Indonesia adalah jenis-jenis investasi yang tergolong menengah risikonya, namun memiliki ROI yang cukup baik, setidaknya lebih tinggi dari inflasi. Termasuk jenis ini adalah sejumlah reksadana, kecuali reksadana saham.

Tinggi. Investasi saham merupakan salah satu yang memiliki risiko tinggi. Ganjarannya, ROI Anda juga tinggi. Ha yang sama juga berlaku di investasi reksadana saham. Intinya, high risk, high return.

Keseimbangan. Sebelum memulai investasi, agar terarah dan lebih mudah, Anda harus menetapkan dulu tujuan investasi. Setelah tujuan ditetapkan, tentukan jangka waktu tujuan tersebut akan diraih, lalu kendaraan investasi apa yan akan Anda gunakan untuk berbagai tujuan tersebut. Lalu, kenali pula profil investasi Anda. Dari situ Anda bisa memilih kombinasi investasi, dan menjawab pertanyaan berapa persen dana akan ditempatkan di masing-masing investasi. (Antono Purnomo)




TULIS KOMENTAR FORUM


  200 Karakter
** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.



 
Join Us Now
Edisi September 2014 (18 Agustus-18 September 2014)
Monday, 18 August 2014


 REVIEWS
Aku, Juliet Aku, Juliet
05 September 2014
Resensi Novel Aku Juliet Judul: Aku, Juliet Penulis: Leyla Hana Penerbit: Moka Media Tahun Terbit: Cetakan Pertama, 2014 Jumlah Halaman: 179 ISBN: 979-795-840-X “Mereka bilang aku Juliet, lambang cinta yang agung, cinta yang mengatasi segala kepedihan-bahkan kematian. Ya, aku memang Juliet. Keluargaku bukan Capulet, melainkan Juventia. Dan Romeoku juga bukan dari keluarga Montague, melai



  RDI ON TWITTER