SOBAT INSPIRATIF
19 May 2015

Memberdayakan Masyarakat dengan Becak

Bagaimana becak dapat membantu memberdayakan masyarakat

Sejak duduk di bangku sekolah, kita mengenal becak sebagai salah satu moda transportasi tradisional. Begitu populernya becak, bahkan terdapat lagu khusus untuk kendaraan klasik itu. Di tangan Taufan Wijaya, 32, becak tidak hanya sekadar alat transportasi. Lewat becak, ia memberdayakan masyarakat di Dusun Nguluwetan, Kecamatan Pracimantoro, Jawa Tengah.
 
 
 
Dusun Nguluwetan dapat ditempuh sekitar dua sampai dua setengah jam perjalanan dari Yogyakarta maupun Solo. Dalam beberapa kali kunjungan ke dusun tersebut, Taufan menyaksikan betapa tinggi tingkat perjudian dan konsumsi minuman keras di masyarakat – akibat akses yang begitu mudah terhadap minuman keras tradisional. Banyak pemuda dusun menjadi pengangguran, sementara para wanita yang justru mencari nafkah. 
 
Keadaan masyarakat yang tidak sehat tersebut ternyata berpengaruh juga kepada anak-anak.  Orang tua menjadi kurang peduli dengan bagaimana anak-anak memperoleh berbagai pengetahuan. Berdasarkan pengamatan Taufan, anak-anak di Dusun Nguluwetan kerap kebingungan ketika ditanya mengenai cita-cita. “Aku pikir, karena anak-anak itu tidak punya cukup referensi, “ ujarnya. “Anak-anak biasanya hanya ikut orang tua mereka menonton sinetron atau acara lawakan yang agak kasar di televisi.”  
 
Taufan pun tergerak untuk melakukan sesuatu. Tercetuslah ide untuk membuat Becak Ilmu.  Menurutnya, mendidik generasi berikut akan membantu membawa perubahan bagi kondisi sosial Dusun Nguluwetan.
 
Becak Ilmu sebenarnya merupakan perpustakaan keliling. Rak-rak tempat menyimpan buku-buku diletakkan di bagian bangku penumpang dan bawah becak. Keberadaan becak kayuh di Nguluwetan sendiri sudah jarang. Kalah dengan semakin menjamurnya sepeda motor yang dianggap masyarakat lebih kompatibel untuk kontur wilayah dusun yang berbukit. 
 
Sebelum akhirnya membeli dari Solo, Taufan sempat mencari becak di Yogyakarta. Sayang, para tukang becak yang ia temui tidak cukup membantu ketika ditanya. Beruntung bagi Taufan, niatnya membuat Becak Ilmu mendapat banyak dukungan dari kawan-kawannya. Salah seorang kawannya yang tergabung di sebuah LSM di Yogyakarta membantu menghubungi orang-orang yang ingin menyumbang dana untuk membeli buku-buku. Tak sampai tiga minggu Taufan mempersiapkan, Becak Ilmu resmi menjelajah di Dusun Nguluwetan sejak awal Mei lalu.

Di awal beroperasi, Taufan menempatkan Becak Ilmu di sebuah persimpangan, yang kerap dilalui masyarakat yang  hendak bepergian. Di luar ekspetasinya, masyarakat menyambut antusias kehadiran Becak Ilmu. Baik para ibu rumah tangga, anak-anak, sampai bapak-bapak mendatangi Becak Ilmu. Tak hanya memuaskan rasa penasaran, mereka juga menyempatkan diri membaca beragam buku yang terdapat di becak, seperti buku-buku resep masakan bagi para ibu dan buku cerita bagi anak-anak. 
 
Taufan pun mengalami kejadian lucu ketika menghadapi para pengunjung Becak Ilmu. Mereka masih menganggap buku sebagai barang mewah yang harus diperlakukan secara hati-hati. “Karena buku-bukunya masih baru, jadi banyak yang masih dibungkus plastik. Ibu-ibu dan mbak-mbak yang selesai baca, bukunya diplastikin lagi. Mereka juga buka bukunya pelan-pelan,” cerita Taufan.  
 
Antusiasme masyarakat terhadap Becak Ilmu tidak terbatas hanya pada warga Dusun Nguluwetan. Beberapa kelurahan dari kecamatan yang sama telah mengontak Taufan agar di daerah mereka bisa diadakan Becak Ilmu juga.  
 
Konsistensi Taufan mempertahankan keklasikan Becak Ilmu tidak main-main. Ketika ada warga yang menawari mesin untuk menggantikan becak kayuh yang digunakan, Taufan menolak. Bagi pemuda yang sedang menempuh S2 di Ateneo de Manila University, Filipina ini, gaya klasik becak kayuh punya daya tarik tersendiri, terutama bagi para ibu rumah tangga dan anak-anak, yang juga merupakan target Becak Ilmu. “Becak juga lebih ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi. Perawatannya mudah, tidak seperti kendaraan bermotor yang butuh bahan bakar dan menimbulkan polusi seperti asap,” terang Taufan. 
 
Untuk pemeliharaan Becak Ilmu, Taufan menitipkan kepada ketua RW setempat. Ketua RW tersebut lah yang akan mengatur jadwal operasi Becak Ilmu, yang dikemudikan oleh para pemuda setempat yang tergabung di karang taruna. “Ketika masyarakat terlibat, impact yang terjadi lebih besar karena masyarakat punya rasa memiliki terhadap Becak Ilmu. Ini upaya untuk melibatkan mereka mengurus Becak Ilmu,” jelas Taufan. Dengan melibatkan masyarakat, Taufan juga berharap, kegiatan negatif yang dilakukan para pemuda, seperti berjudi atau mabuk-mabukkan, berkurang. 
 
Taufan berangan, Becak Ilmu tidak berhenti di Nguluwetan saja. Ia memperbolehkan siapapun mengadopsi ide Becak Ilmu ini untuk memberdayakan masyarakat di wilayah lain. Tak lupa ia berpesan agar konsep Becak Ilmu jangan dijalankan sendiri, namun libatkan masyarakat setempat.  “Jadi perjuangan memberdayakan masyarakat tidak melulu perjuangan satu orang, melainkan perjuangan milik bersama,” tutupnya.  (Fina Amalia, foto oleh: Sony Tornadho)



inspirasi

Inspirasi tidak menyukai pertunangan yang panjang. Mereka menuntut perkawinan yang segera dengan aksi.

Brendan Francis Brown
Telah Terbit
September 2015




Review

The Warrior Daughter

10 Sep 2015

Judul :The Warrior Daughter Penulis : Happy Salma Penerbit : Titimangsa Foundation Tahun Terbit : Cetakan I, 2015 Jumlah Halaman : 256 halaman The Warrior Daughter mengisahkan biografi Desak Nyoman Suarti, Kartini masa kini yang mempertahankan desain kerajinan perak khas nusantara dari kl...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Sate Jepang Nan Lezat Menawan

3 Sep 2015

Kalau Anda mengira bahwa kuliner Jepang hanya melulu sushi, yakiniku, teriyaki dan chicken katsu, maka Anda salah besar. Karena selain mereka ada pula hidangan bernama yakitori. Salah satu restoran yang mengkhususkan diri pada hidangan jenis ini adalah restoran Robaa Yakitori, yang pertama kali buka...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...