SOBAT INSPIRATIF
20 Apr 2015

Bemo Adalah Keluarga

Ini kisah inspiratif pria yang memanfaatkan bemo untuk memberdayakan masyarakat.

Demi mendedikasikan separuh hidupnya untuk masyarakat, pria inspiratif ini memanfaatkan kendaraan bemo kesayangan. Inilah kisahnya.

Meski hidup serba pas-pasan, Sutino, 57, atau kerap disapa Kinong, berprinsip bahwa masa tuanya harus ia manfaatkan untuk kebaikan. Titik balik mulai terasa saat profesi menarik bemo yang ia jalani mengalami masa-masa sulit. Tak pernah ia duga, kondisi terpuruk justru mengarahkan ia kepada aktivitas yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. Bersama dua penggagas lain, Sutino merintis program BemoBaca dan Bemo Bioskop (Bemoskop).

Kala itu medio 2010, bemo yang ia gunakan untuk mencari nafkah selama puluhan tahun, mulai terancam kelangsungannya. Selain karena sempat terkena larangan beroperasi oleh Pemerintah Daerah DKI Jakarta, pendapatan yang biasa ia dapatkan dari ‘menarik’ kendaraan klasik beroda tiga itu berangsur riskan untuk dijadikan gantungan hidup. 

“Pendapatan semakin hari semakin payah, penumpang pun sepi. Keuntungan hanya untuk menutupi beli bensin saja,” Sutino mengisahkan. Apa daya, ia harus menjual bemo kesayangannya. 
Menjual bemo bukanlah keputusan mudah bagi Sutino. Karena pekerjaan sebagai pengemudi bemo sudah ia lakoni sejak masih remaja. Apalagi, berkat menarik bemo, Sutino berhasil merajut kehidupan rumah tangga hingga beranak cucu. 

Satu siang, sekitar empat tahun silam, dua orang calon pembeli mendatangi kediamannya di kawasan Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Awalnya, Enrico Halim dan Adit Dharmawan dua orang dosen dari Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat, hanya berniat membeli bemo milik Sutino. Namun, apa yang selanjutnya terjadi tidak demikian. 

Kepada Sutino, Rico lantas menguak rencananya bersama Adit untuk membangun rak-rak komputer pada bemo yang baru saja mereka beli. Tujuan mereka, membimbing anak-anak lewat konsep sosial berupa taman bacaan keliling. Gayung bersambut. Mendengar rencana mulia itu Sutino pun tergugah. Dari situ, sinergi di antara mereka bertiga mulai terjalin.

Bemo modifikasi tahap awal pun berhasil dibangun selama dua tahun, di salah satu bengkel yang terletak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Selain dari sisi fisik struktur bemo – supaya bisa diterapkan sebagai bioskop dan taman bacaan keliling – dilakukan pula inovasi-inovasi lain, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar. 

Modifikasi Bemoskop yang dilakukan Sutino sebenarnya cukup sederhana. Dua unit sound system berukuran 50×50cm ia posisikan di samping kanan dan kiri sudut belakang bemo. Sedangkan di sisi tengah, ia meletakkan proyektor mengarah ke belakang, serta amplifier kecil dan laptop untuk memutar film. 

Dan sejak dua tahun lalu, secara berkala, ia berkeliling ke pemukiman-pemukiman penduduk di sekitar kawasan Kecamatan Tanah Abang, untuk memutar film secara gratis. Sutino menjahit pengembangan Bemoskop lewat kerja sama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta dan komunitas seni Ruang Rupa (RuRu). Berkat film-film yang Sutino sajikan, berbagai emosi tertumpah dari wajah para warga, terutama anak-anak. Mereka menikmati hiburan bioskop gratis yang digelar Sutino. Koleksi film-filmnya mencakup karya-karya terbaik film Indonesia klasik dari era 1950-an sampai 1980-an. 

“Sayang, kesadaran masyarakat masih kurang. Anggapan sebagian orang, apa yang kami jalankan ini sifatnya ‘obyekan’ alias bisnis. Mereka masih meminta jatah preman, padahal kegiatan ini kami lakukan untuk (kebahagiaan) anak-anak mereka juga. Mestinya mereka bisa berpikir lebih luas dan mendukung gerakan ini,” ungkap Sutino.   

Bemo-bemo modifikasi yang digarap Sutino terbukti mampu memfasilitasi masyarakat, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang tidak mampu menikmati film-film di bioskop. Terang saja, tarif menonton bioskop hanya mampu dijangkau oleh sebagian masyarakat kelas menengah atas saja.

Sutino menempatkan bemo di tingkatan baru, lebih dari sekadar alat tranportasi semata. Bemonya juga menjadi media edukasi dan hiburan masyarakat. Dampak lain, bemo tetap eksis di mata generasi sekarang. Ia mengakui, tidak ada profit yang ia harapkan, semata-mata untuk kegiatan sosial. Alasannya, perbuatan baik akan selalu menuai kebaikan-kebaikan yang lain untuk diri kita. 

“Lagipula, tidak semua harta yang kita miliki itu kepunyaan kita. Berapa pun hasil yang saya terima selama mencari rezeki, rasa bersyukur adalah yang paling utama,” tandas Sutino. (Sandi Eko)



inspirasi

Anda harus memahami aturan permainan. Lalu Anda harus bermain lebih bagus daripada yang lain.

Albert Einstein
Telah Terbit
September 2015




Review

The Warrior Daughter

10 Sep 2015

Judul :The Warrior Daughter Penulis : Happy Salma Penerbit : Titimangsa Foundation Tahun Terbit : Cetakan I, 2015 Jumlah Halaman : 256 halaman The Warrior Daughter mengisahkan biografi Desak Nyoman Suarti, Kartini masa kini yang mempertahankan desain kerajinan perak khas nusantara dari kl...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Sate Jepang Nan Lezat Menawan

3 Sep 2015

Kalau Anda mengira bahwa kuliner Jepang hanya melulu sushi, yakiniku, teriyaki dan chicken katsu, maka Anda salah besar. Karena selain mereka ada pula hidangan bernama yakitori. Salah satu restoran yang mengkhususkan diri pada hidangan jenis ini adalah restoran Robaa Yakitori, yang pertama kali buka...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...