Artikel ini membuat Anda :
 
  Bahagia     0%   Terinspirasi    0%
  Penasaran     0%   Biasa Saja     0%

 Bahaya Gigitan Hewan pada Anak 

Bahaya Gigitan Hewan pada Anak
Image by : Feminagroup
Memelihara hewan baik bagi anak-anak karena selain bisa menjadi teman bermain mereka, juga akan mengajarkan anak perasaan sayang terhadap binatang.

Tetapi, banyak kasus yang terjadi di mana anak menjadi korban gigitan hewan peliharaannya, terutama anjing, kucing dan monyet.  

Oleh karena itu, orang tua atau orang dewasa lain di sekitar anak perlu mengawasi anak yang sedang bermain dengan hewan. Karena jika hewan sudah menyerang dan menjilat kulit yang luka, hal itu bisa berakibat fatal. Risiko yang timbul antara lain rabies, tetanus dan CSD (cat scratch disease), yaitu infeksi akibat gigitan atau goresan dari kucing.

Menurut dr. Johnny Nurman, SpA, spesialis anak dari Rumah Sakit dan Klinik Brawijaya, perawatan yang dapat dilakukan tergantung dari bagaimana kontak anak dengan binatang tersebut. Jika hewan hanya menyentuh atau menjilat kulit anak, maka tidak diperlukan pengobatan. Sedangkan jika hewan menggigit, menjilat atau mencakar kulit yang terluka, maka anak harus segera divaksin rabies di rumah sakit.

Pemberian vaksin itu dapat dilakukan berdasarkan klasifikasi tertentu. Bagi anak di bawah lima tahun, vaksin rabies diberikan pada hari pertama dan ketiga setelah digigit. Sedangkan pada anak berusia di atas lima tahun disarankan melakukan suntikan immunoglobulin rabies dan vaksin rabies pada hari pertama, ketiga, ketujuh, ke-28 dan ke-90 setelah digigit.

Selain itu Dr. Johnny menyarankan juga, untuk melakukan pertolongan pertama begitu gigitan dan goresan terjadi, sebelum membawa anak ke rumah sakit untuk divaksin. Caranya, cuci luka dengan air bersih dan sabun selama 5-10 menit, lalu keringkan dan tutup dengan handuk bersih atau perban.

Anda juga dapat memberikan parasetamol jika anak mengalami luka gigitan akibat kucing dan anjing. Tak ada salahnya juga Anda meneliti hewan yang menggigit si kecil dan mencari tahu status imuniasai hewan tersebut. (Ditriana Rahmianti)







TULIS KOMENTAR FORUM


  200 Karakter
** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti kami telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.



 
Join Us Now
Edisi September 2014 (18 Agustus-18 September 2014)
Monday, 18 August 2014


 REVIEWS
Aku, Juliet Aku, Juliet
05 September 2014
Resensi Novel Aku Juliet Judul: Aku, Juliet Penulis: Leyla Hana Penerbit: Moka Media Tahun Terbit: Cetakan Pertama, 2014 Jumlah Halaman: 179 ISBN: 979-795-840-X “Mereka bilang aku Juliet, lambang cinta yang agung, cinta yang mengatasi segala kepedihan-bahkan kematian. Ya, aku memang Juliet. Keluargaku bukan Capulet, melainkan Juventia. Dan Romeoku juga bukan dari keluarga Montague, melai



  RDI ON TWITTER