NUTRISI
8 May 2012

Bahaya Jajanan Sekolah

Jangan biarkan kesehatan anak terganggu karena jajan di sekolah.

Seringkali orang tua tidak sepenuhnya memperhatikan kebutuhan gizi anak, terutama ketika si kecil sedang jajan di sekolah.

Tentu saja hal itu berada di luar pengawasan orang tua sehingga dengan bebas anak jajan sepuasnya, yang berpotensi menggangu kesehatannya.

Faktanya, kebanyakan jajanan di sekolah mengandung zat aditif yang dapat membahayakan gangguan metabolisme tubuh si kecil dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Seperti yang dilansir survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia melalui 886 SD di 30 kota di Indonesia, terbukti sebanyak 35% makanan jajanan tidak memenuhi syarat.

Perwakilan Tim Ahli Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dr. Rachmat Sentika, SpA, dalam program “Aku Anak Sehat” bersama Tupperware memaparkan beberapa kandungan zat yang terdapat dalam jajanan di sekolah-sekolah, yaitu formalin sebesar 27,3%, methanol yellow sebesar 10,2%, rhodamin 10.9% dan boraks sebanyak 56,7%.

“Penyalahgunaan zat aditif yang dimasukkan berlebih ke dalam jajanan itu sangat berbahaya. Hal ini memang tidak akan terlihat dalam jangka waktu yang dekat, tetapi dalam jangka waktu yang lama akan muncul kerusakan pada ginjal serta gangguan dalam tubuh anak,” ungkapnya.

Maka dari itu, dalam hal ini diperlukan peranan orang tua dan guru sebagai pembimbing. Pada kesempatan yang sama, Dra. Rose Mini, M.Psi, psikolog anak, mengimbau para orang tua dan guru untuk memberikan kesadaran serta edukasi tentang kandungan zat-zat berbahaya yang ada dalam jajanan sekolah. Hal itu, lanjutnya, diperlukan dalam menghadapi sifat anak yang cenderung tidak menghiraukan pola hidup sehat.

Selama orang dewasa memberikan pengawasan makanan yang sehat kepada anak, perlu adanya pengenalan lima kunci keamanan pangan:

  1. Kenali pangan apa saja yang aman dikonsumsi untuk anak.
  2. Beli pangan yang aman bagi kesehatan anak.
  3. Baca labelnya dengan saksama apakah pangan tersebut aman untuk dikonsumsi anak-anak.
  4. Menjaga kebersihan ketika menyantap makanan atau minuman.
  5. Cari tahu apakah ada efek samping dari makanan tersebut, misalnya apakah sudah ada korban akibat dari mengonsumsi pangan tersebut. (Ditriana Rahmianti)




inspirasi

Tak ada yang dapat membebaskan pikiran kita kecuali diri kita sendiri.

Bob Marley
Telah Terbit
Agustus 2015




Review

Happy Tummy

18 Aug 2015

Satu malam di sebuah acara peluncuran buku kuliner, Goenawan Mohamad dan Bondan Winarno berbeda pendapat. Dalam sambutannya, Goenawan mengatakan ia tak terlalu ‘memikirkan’ soal makan, karena makan adalah proses biologi semata. Bondan berbeda. Baginya, ada hal-hal berharga yang menyertai proses ...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Yang Sehat, Juga Menggiurkan

4 May 2015

Asumsi banyak orang tentang makanan yang sehat adalah ia tidak menggugah selera, hambar dan tampak membosankan. Pandangan itu mulai bergeser berkat munculnya restoran-restoran berlabel “sehat” dengan konsep kreatif. Banyak pihak memiliki andil atas terbentuknya stigma merugikan tersebut. Yang...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...