INVESTASI DAN BISNIS
12 Mar 2015

Investor Indonesia Ternyata Andalkan Faktor Hoki

Keberuntungan masih menjadi faktor utama menentukan jenis investasi


Di saat investor di negara-negara lain di  Asia lebih mengandalkan kalkulasi dan kehalian dalam berinvestasi, investor Indonesia ternyata lebih mengandalkan hoki alias keberuntungan dalam memilih portofolio investasi mereka.


Hal itu terlihat dari lebih dari setengah investor yang mengikuti survei mengaitkan kinerja investasi yang bagus dengan faktor keberuntungan, dan hampir sepertiganya lagi mengaitkannya dengan “kejadian yang tidak terduga”. Kejutan tersebut terkuak dalam riset terbaru Manulife Investor Sentiment Index

Hal tersebut bermula ketika ditemukan fakta bahwa 81% investor Indonesia mengatakan bahwa mereka puas dengan imbal hasil investasi mereka di tahun 2014, yang ditempatkan pada tabungan atau deposito, properti dan asuransi. Jumlah investor yang puas ini lebih tinggi dibandingkan dengan di negara Asia lainnya.

Namun, ketika ditelusuri lebih lanjut, alasan di balik kepuasan tersebut menunjukkan suatu pola yang mengkhawatirkan. Karena lebih dari setengah investor yang merasa puas (54%) mengaitkan kesuksesan mereka dengan “faktor keberuntungan” tersebut, sementara lebih dari seperempat investor mengaitkannya dengan alasan “kejadian yang tidak terduga”, dan justru tidak terlihat adanya indikasi pengambilan keputusan investasi yang berdasarkan keahlian yang mumpuni.




Sebagai perbandingan, di negara-negara Asia lainnya, para investor yang merasa puas mengaitkan kesuksesan mereka dengan pengelolaan investasi yang bijaksana, termasuk secara aktif melakukan rebalancing dan diversifikasi portofolio serta mengambil risiko dalam jumlah yang tepat.

Investor Indonesia juga paling bullish ketika ditanya tentang proyeksi imbal hasil investasi di tahun 2015. Hampir seperempat investor (24%) berharap mendapatkan imbal hasil investasi sebesar 20% atau lebih, dan secara rata-rata investor Indonesia mengharapkan imbal hasil investasi sebesar 14,5%, jauh di atas angka investor di Asia yang mengharapkan 10,2%.
 
Namun demikian, 68 persen investor Indonesia berencana untuk terus menambah porsi dana tunai – tabungan atau deposito – selama enam bulan ke depan, dan 56 persen ingin menambah porsi investasi di properti.

“Porsi alokasi yang besar pada tabungan atau deposito dan properti sebenarnya tidak sejalan dengan harapan investor yang menginginkan imbal hasil investasi sebesar 14,5% di 2015,” jelas Putut E. Andanawarih, director of Business Development, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia. “Tingkat suku bunga deposito di Indonesia saat ini hanya setengahnya, yaitu sekitar 7-8% dan menurut pemerintah Indonesia akan ada kenaikan inflasi sebesar 3-5% pada 2015, yang artinya imbal hasil dari simpanan di bank akan jauh lebih rendah.”

Walau begitu, ternyata tingkat kepercayaan diri investor Indonesia paling tinggi dibandingkan investor-investor lainnya di Asia. Sebanyak 85% investor puas dengan kondisi finansial mereka saat ini, 69% merasa kondisi mereka saat ini lebih baik daripada dua tahun lalu, bahkan 73% percaya bahwa kondisi keuangan mereka akan lebih baik dalam dua tahun ke depan.


 

Optimisme para investor juga terlihat ketika ditanya tentang pandangan mereka terhadap kondisi finansial generasi berikutnya. Sebanyak 80% percaya bahwa kondisi finansial anak-anak mereka akan menjadi jauh lebih baik dan 72% mengatakan bahwa mereka akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik pada usia pensiun. Dengan persentase tertinggi di Asia, investor Indonesia juga yakin bahwa masa sekarang adalah saat yang tepat untuk berinvestasi.
 
“Pandangan positif investor terhadap situasi finansial mereka dan anak-anak mereka menggambarkan optimisme masyarakat Indonesia terhadap kehidupan pada umumnya serta merefleksikan ekspektasi yang tinggi terhadap kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera di masa depan,” ujar Nur Hasan Kurniawan, chief of Employee Benefits, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. “Namun demikian, masyarakat Indonesia perlu mengingat bahwa kondisi yang baik tidak mungkin berlangsung terus-menerus, bahkan di tengah-tengah perekonomian Indonesia yang sedang bertumbuh. Tingkat inflasi, perubahan harga minyak, kenaikan tingkat suku bunga dan potensi berkurangnya investasi dan aliran modal akibat penguatan dolar AS, menghadirkan tantangan yang lebih berat, dan tantangan tersebut harus dikelola dengan baik”.
 
Lalu, apa yang dapat dilakukan oleh investor Indonesia untuk meraih target ambisius mereka di 2015? Menurut Putut, dengan menguatnya ekonomi domestik dan juga dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang akan berjalan dengan pesat pada 2015, ia menyarankan agar para investor dapat memanfaatkan peluang investasi lainnya, di luar dari yang selama ini mereka pahami, seperti alternatif investasi di reksa dana saham atau reksa dana pendapatan tetap.

“Penasihat keuangan dapat membantu memberikan arahan mengenai cara untuk membangun portfolio dengan memanfaatkan beragam kelas aset untuk lebih meningkatkan potensi imbal hasil investasi, sekaligus menurunkan potensi risiko,” jelas Putut. (Antono Purnomo)



inspirasi

Kegagalan semata-mata hanyalah kesempatan untuk memulai kembali, kali ini dengan lebih pintar.

Henry Ford
Telah Terbit
September 2015




Review

The Warrior Daughter

10 Sep 2015

Judul :The Warrior Daughter Penulis : Happy Salma Penerbit : Titimangsa Foundation Tahun Terbit : Cetakan I, 2015 Jumlah Halaman : 256 halaman The Warrior Daughter mengisahkan biografi Desak Nyoman Suarti, Kartini masa kini yang mempertahankan desain kerajinan perak khas nusantara dari kl...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Sate Jepang Nan Lezat Menawan

3 Sep 2015

Kalau Anda mengira bahwa kuliner Jepang hanya melulu sushi, yakiniku, teriyaki dan chicken katsu, maka Anda salah besar. Karena selain mereka ada pula hidangan bernama yakitori. Salah satu restoran yang mengkhususkan diri pada hidangan jenis ini adalah restoran Robaa Yakitori, yang pertama kali buka...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...