INFO MEDIS
21 Mar 2014

Lawan Obesitas dengan Bedah Bariatrik

Berbagai macam metode melangsing tubuh tak menampakkan hasil? Coba yang satu ini.

Ketika berbagai macam metode melangsing tubuh sudah dicoba, dan tidak menunjukkan hasil positif, apa lagi yang Anda bisa lakukan?

Jawabannya: bariatric surgery atau bedah bariatrik, untuk mengurangi berat badan. Di Indonesia, metode itu masih sangat jarang dilakukan. Padahal di negara tetangga, Filipina, bariatric and metabolic surgery yang diperkenalkan di sana delapan tahun lalu sudah sangat populer.

Dr. Jonathan D. Adora, M.D., ahli bedah invasif minimal dan laparoskopik lanjutan di St. Luke's Medical Center, Filipina, menjelaskan bahwa pembedahan itu pertama kali dilakukan di St. Luke's Medical Center untuk pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih dari 50.

“Kala itu dilakukan dengan metode pembedahan terbuka gastric bypass, namun seiring perjalanan waktu, kini dengan metode pembedahan laparoskopik minimal invasif. Dengan demikian prosedur itu semakin aman dan tidak terlampau rumit lagi,” ujar Dr. Jonathan, yang menganggap obesitas sebagai penyakit lantaran banyak sekali penyakit lain yang meliputi.

“Bariatric surgery masih jarang dilakukan di Indonesia karena orang dengan obesitas, apalagi morbid obessity – mencapai bobot tubuh 200 kilogram lebih – di negeri ini masih sedikit,” ujar Dr. Errawan Wiradisuria, SpB-KBD, M.Kes., ahli bedah saluran cerna di Mayapada Hospital Lebak Bulus, presiden Perhimpunan Bedah Endolaparoskopik Indonesia (PBEI), dan sekjen Ikatan Ahli Bedah Digestif Indonesia. “IMT orang tersebut harus di atas 30 sebagai indikasi seseorang memerlukan pembedahan itu.”

Walau demikian, menurut Dr. Errawan, IMT juga tidak selalu menjadi patokan karena ada pertimbangan lain terhadap aktivitas dan keluhan, terutama kalau pasien yang cuma kelebihan berat badan, tetapi ingin operasi.

“Alasan tertentu itu apa? Misalnya, belum IMT 30, tetapi co-morbid dengan penyakit-penyakit penyerta, seperti diabetes melitus, jantung, asma dan hiperlipidemia – kebanyakan lemak dalam darah, serta hiperkolesterolemia – kebanyakan kolesterol dalam darah. Itu semua indikasi sudah boleh dilakukan bariatric surgery,” tegas Dr. Errawan.


Pada dasarnya, ada dua jenis bedah bariatrik, yaitu yang bersifat reversible atau bisa dikembalikan ke keadaan semula, dan sebaliknya, yang kondisinya tetap atau irreversible.

Yang tergolong reversible adalah metode gastric banding, di mana leher lambung diikat menggunakan band atau pita atau selang kecil yang terhubung pada sebuah pompa kecil yang ditanam bawah kulit. Pada pompa itu akan disuntikkan cairan steril menuju pita, dan pita akan mengembang sehingga ‘mencekik’ leher lambung. Akibatnya, pasien menjadi cepat kenyang karena terbentuk lambung baru yang lebih kecil.

Menurut Dr. Errawan,  “Dikatakan reversible karena saat pasien merasa bosan lantaran tidak menikmati kondisi cepat kenyang, cairan steril dapat disedot untuk mengurangi ikatan pita pada leher lambung.”

Sementara itu, pembedahan tetap atau irreversible dilakukan dengan pemotongan lambung dan rekonstruksi saluran pencernaan, atau biasa disebut laparoscopic sleeve gastrectomy. Rekonstruksi saluran pencernaan, menurut Dr. Errawan, sangat perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya adaptasi lambung yang mengakibatkan berat badan kembali naik di kemudian hari.

Yang perlu diingat sebelum melakukan bedah bariatrik, menurut Dr. Errawan, meski operasi yang sama dilakukan kepada dua orang, efeknya masing-masing berbeda. “Itu karena tubuh punya kemampuan untuk beradaptasi dan merevitalisasi tubuhnya sendiri,” papar Dr. Errawan. “Setelah operasi, pasien harus mau mengubah gaya hidupnya, disertai dengan kesadaran dan kedisiplinan. Pasien juga harus berkonsultasi ke ahli gizi, ahli bedah kosmetik dan psikolog.”

Kabar baiknya, penyakit-penyakit penyerta pada pasien pasca pembedahan akan otomatis berkurang secara bermakna seiring perjalanan waktu. 

“Penjelasan mengenai penyebab hal tersebut masih abu-abu. Misalnya, soal diabetes melitus tipe 2 yang membaik, masih diperdebatkan apakah itu hasil dari penurunan bobot badan, efek malabsorptive akibat pemotongan lambung, atau ada enzim tertentu dalam tubuh yang menstimulasi produksi insulin ,” kata Dr. Jonathan. “Yang jelas dan pasti kita ketahui adalah pembedahan itu efektif dalam melawan obesitas dan penyakit penyerta, berdasarkan sejumlah penelitian klinis di seluruh dunia.” (Antono Purnomo)

 



inspirasi

Banyak orang terlalu mengkhawatirkan karier mereka, sementara hanya sedikit yang mau menghabiskan energi untuk mengelola hidup mereka.

Reese Witherspoon
Telah Terbit
Juli ( 26 Juni - 27 Juli 2015)


Review

Astrolobitch

24 Nov 2014

Judul : Astrolobitch. Penulis : Connie Wong. Penerbit : Rakbuku. Tahun terbit : Cetakan 1, 2014. ISBN : 9786021684047. Resensi : Hampir setiap cewek pasti membaca atau bahkan mempercayai ramalan Bintang. Untuk mengetahui bagaimana peruntungan hari ini atau melihat ramalan percintaa...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Yang Sehat, Juga Menggiurkan

4 May 2015

Asumsi banyak orang tentang makanan yang sehat adalah ia tidak menggugah selera, hambar dan tampak membosankan. Pandangan itu mulai bergeser berkat munculnya restoran-restoran berlabel “sehat” dengan konsep kreatif. Banyak pihak memiliki andil atas terbentuknya stigma merugikan tersebut. Yang...


Sewa Tenda Pesta

1 Nov 2014

Amira-tent fokus bergerak di bidang penyewaan dan penjualan tenda, serta penyewaan berbagai perlengkapan pesta. Kepuasaan pelanggan menjadi perhatian utama kami. Adapun jenis-jenis tenda yang kami sewakan meliputi: Tenda dekorasi VVIP/VIP (ranting transparan, ketupat, rempel, serut), tenda pesta,...



Polling

Kehidupan yang berkualitas berawal dari gaya hidup yang sehat. Apa yang menurut Anda paling penting dilakukan untuk menjaga kesehatan?