Review Anda

The Jacksons Apik Menutup Kemeriahan Sounds Fair 2014

13 Nov 2014

Dalam kurun waktu 3 hari berturut-turut (24-26 Oktober 2014), pecinta musik tanah air disuguhi sederet musisi lokal dan lebih dari selusin nama internasional melalui festival Sounds Fair 2014. Sebagian orang tak ingin terlewatkan aksi Tokyo Ska Paradise, Sophie Ellis Bextor, atau mungkin Cibo Matto dari Sounds Fair 2014. Dan untuk sebagian penonton yang lain lagi, terlihat cukup bersemangat memburu penampilan solis wanita asal Malaysia yang tengah naik daun, Yunalis Mat Zaraai a.k.a Yuna. Sedangkan ratusan penonton memilih untuk berkumpul menyaksikan The Jaksons sambil bergoyang-goyang kecil. Di kesempatan-kesempatan lain, Asian Dub Foundation, Poolside, Cody Simpson, Roosevelt, Kraak and Smaak, Los Daniels dan band anyar asal Kanada yang melesat berkat hit “Rude”, Magic!, tetap menyedot antusiasme penonton. Seperti yang diketahui, konsep lintas-genre di dalam satu festival sengaja ditawarkan oleh Java Festival Production, selaku penggagas acara. Di mana festival musik tidak musti selalu dinaungi oleh payung genre tertentu. Terciptanya beberapa proyek kolaborasi Yuna dengan musisi-musisi internasional, semakin menjelaskan bahwa eksistensinya tak boleh dipandang sebelah mata. Jika disetarakan dengan si seksi Sophie Ellis Bextor yang tampil energik di malam sebelumnya, beberapa lagu yang Yuna bawakan di Sounds Fair 2014 hari ke-3 juga berada dalam ranah pop manis berdaya pikat tinggi. Lagu-lagu seperti “Coffee”, “Falling”, “Mountains”, “Gadis Semasa”, “Rescue” dan “Live Your Live”, yang diproduseri oleh Pharell Williams, tak luput ia bawakan. Sekumpulan penonton wanita di barisan tengah tampak ikut bernyanyi sepanjang penampilan Yuna. Sebelum sesi encore, mereka bahkan sempat berseloroh, “Satu lagu lagi, mak cik!” Selain nama-nama internasional tadi, sederet musisi berbakat menawan dari dalam negeri pun didaulat untuk memeriahkan Sounds Fair 2014 di arena Jakarta Convention Center. Beberapa saat berikutnya, yakni tepat pukul 21:50 WIB lampu putih menyorot ke arah penonton dari area drum set, dan sebuah video klip pendek diputar. Video tersebut merupakan kumpulan testimoni dari para penonton konser The Jacksons di berbagai negara. Tak lama kemudian, “Can You Feel It” dan “Blame It on Boogie” langsung digarap oleh The Jacksons. Formasi mereka lengkap malam itu. Jackie Jackson, Tito Jackson, Jermaine Jackson dan Marlon Jackson membuktikan bahwa kemampuan vokal dan dansa mereka tak berhasil diganggu-gugat oleh senjanya usia. Setelah beberapa lagu yang mereka garap, pencahayaan panggung mendadak padam. Keempat personel The Jacksons bersama 6 orang musisi tambahan meninggalkan panggung. Ini adalah waktunya penayangan video dokumenter, mulai dari era klasik The Jackson 5 hingga sekarang. “Kami ingin mengucapkan terima kasih untuk Anda yang telah mendukung The Jacksons selama bertahun-tahun,” kata Jermaine kepada penonton seusai durasi video. “ABC” pun dibawakan, dilanjutkan dengan “Dancing Machine”, “Never Say Goodbye” dan yang paling ditunggu-tunggu… “I’ll Be There.” Suasana haru terasa. Figur mendiang Michael Jackson tervisualisasikan tidak hanya di angan-angan ratusan orang yang berada di sana, namun juga melalui slideshow di LED raksasa panggung. Setelah itu, lagu “Gone Too Soon” milik sang legenda King of Pop diwakili oleh nyanyian syahdu sang kakak, Jermaine. Secara prima, belasan lagu dibawakan oleh kuartet bersaudara itu. The Jacksons sukses mengubah Plennary Hall menjadi diskotik dadakan dari era ’70-an. Sajian apik untuk menutup Sounds Fair 2014, dengan cara yang sarat dansa-dansi! Foto oleh: Thera S. Cipta

 

 

Review Untuk : Musik

Rating :

 

*Review merupakan kiriman member.

Pengirim :sandieko



inspirasi

Jika Anda tidak suka sesuatu, ubahlah. Jika Anda tak bisa mengubahnya, maka ubahlah cara pandang Anda.

Mary Engelbreit, illustrator buku anak
Telah Terbit
September 2015




Review

The Warrior Daughter

10 Sep 2015

Judul :The Warrior Daughter Penulis : Happy Salma Penerbit : Titimangsa Foundation Tahun Terbit : Cetakan I, 2015 Jumlah Halaman : 256 halaman The Warrior Daughter mengisahkan biografi Desak Nyoman Suarti, Kartini masa kini yang mempertahankan desain kerajinan perak khas nusantara dari kl...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Sate Jepang Nan Lezat Menawan

3 Sep 2015

Kalau Anda mengira bahwa kuliner Jepang hanya melulu sushi, yakiniku, teriyaki dan chicken katsu, maka Anda salah besar. Karena selain mereka ada pula hidangan bernama yakitori. Salah satu restoran yang mengkhususkan diri pada hidangan jenis ini adalah restoran Robaa Yakitori, yang pertama kali buka...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...