Review Anda

Sheila on 7 dan /rif Mengguncang Jakarta

23 Sep 2014

Sehari sebelum pelaksanaan Konser Musik /rif & Sheila On 7 yang bertajuk “Kembali ke Era 90-an”, sang frontman band /rif, Andy, mengatakan bahwa ia dan band akan bersenang-senang pada saat konser nanti. Dan mereka pun akhirnya berhasil membayar lunas janji tersebut lewat aksi yang memuaskan. Sedangkan di penghujung konser, Sheila on 7 membuktikan bahwa mereka bukan tipikal band ‘asal-asalan’, seperti yang sering dilontarkan ke arah mereka belasan tahun lalu. Entah apa penyebabnya, hingga H-1 baik dari pihak artis maupun promoter tidak memberikan informasi yang teramat gamblang, kecuali konsep panggung 360° (derajat) yang akan disajikan. Konsep 360° merupakan sebuah konsep panggung yang merancang semua sisi panggung sebagai bibir depan, sehingga pertunjukan dapat disaksikan oleh penonton dari sudut mana pun. Noviar Irianto, komisaris MDG Production, pada konferensi pers sempat menjelaskan bahwa konsep ‘sederhana’ memang sengaja digunakan agar benar-benar bisa mewakili nuansa dari era 90-an. Namun apa yang kemudian terjadi di dalam gedung Istora sepanjang Jum’at malam (19/09/14) lalu ternyata benar-benar semarak, membahagiakan semua pihak. Semenjak lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang pada pukul 19:50 WIB, maka mulai saat itu pula keriaan di sana tak berjeda hingga konser usai digelar. Meski versi remix dari lagu Radja tak terlalu signifikan ketika digunakan untuk mengiringi para personel /rif yang satu per satu naik ke panggung, tiap-tiap lagu berikutnya adalah soal lain. Bagaimana tidak, setelah lagu Dunia digarap sebagai pembuka, Jenny dan Bintang Kejora lantas menyusul di setlist, jelas keduanya merupakan pemuas dahaga paling ampuh bagi para penggemar yang sudah mengikuti karya karya /rif sejak album pertama dirilis (1997). "Tanpa korupsi, semoga Indonesia menjadi besar. Semoga musik Indonesia juga menjadi besar, menjadi Radja!" sindir Andy seusai lagu Joni Esmod, menjelang Radja versi orisinil dimainkan. Berikutnya adalah Bunga dan Planet Kosong yang tak luput mereka usung. Dua lagu yang juga dicomot dari album radja barusan lantas dirangkai dengan secuil bagian dari High and Dry milik Radiohead. Di pertengahan penampilan, tepatnya ketika menginjak sesi akustik, Ari Lasso mendadak bergabung ke atas panggung dan langsung meraih mike. Lagu Home Sweet Home dari Motley Crue pun rampung dibungkus berkatkolaborasi apik /rif dan Ari Lasso. Sekitar lebih dari satu jam Andy, Maggy, Jikun, Ovy dan Teddy menguasai panggung Istora. Dua lagu terpopular mereka LoeTu Yee – disisipi dengan No Woman No Cry warisan mendiang Bob Marley – dan Si Hebat kemudian menjadi penutup keseluruhan aksi memukau mereka malam itu. Kini tiba waktunya bagi sekawanan sahabat sejati dari Yogyakarta untuk beraksi. Setelah beberapa menit dihabiskan untuk penyesuaian alat-alat, serta sebuah suguhan video kilas balik perjalanan karir mereka, mulai dari album debut hingga Berlayar (2011) melalui layar LED besar di atas 4 sisi panggung, para personel kuartet pop-rock Sheila on 7 pun menampakkan diri. Pejantan Tangguh langsung digelontorkan sebagai lagu pertama, dengan memboyong 4 orang pemain brass section – masing-masing 1 personel pada saksofon, 1 trombon dan 2 trompet – serta ditambah seorang pemain keyboard tamu. Sebagai gambaran, kejadian barusan sontak diiringi gemuruh sambutan dari para penggemar mereka yang kebanyakan merupakan Sheilagank. Setelah itu salah satu anthem pertemanan terbaik yang pernah diciptakan, Sahabat Sejati, kemudian dimainkan dengan dilanjutkan hit lawas yang pertama kali melambungkan nama mereka, Kita. Sebanyak lima ribuan penonton pun dibuat kian menggila. Apabila beberapa saat sebelumnya Ovy (gitaris /rif) sempat beralih ke keyboard pada lagu Home Sweet Home, sekarang giliran Duta sang vokalis Sheila on 7 yang memainkan instrumen tersebut, untuk membawakan versi lain dari lagu Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki. Belum usai lagu dilantunkan, Sandhy Sondoro tiba-tiba didaulat ke panggung. Sandhy bertugas menyanyikan Itu Aku, berduet dengan Duta. Di momen ini 4 pemain brass section kembali beraksi. Hasilnya, megah! Secara keseluruhan, penampilan Sheila on 7 malam itu bisa dibilang nyaris tanpa cela. Musikalitas mereka semakin melesat; tiada ragu lagi, Brian adalah penggebuk drum paling tepat untuk menggantikan posisi Anton, dan Adam selalu tahu bagaimana cara meracik porsi optimal untuk permainan bass-nya. Sedangkan Eross kembali memperlihatkan kelihaiannya bergitar di belakang kepala, ia lakukan pada lagu Melompat Lebih Tinggi. Kualitas vokal dan stamina Duta pun terbukti kini sedang berada dalam fase terbaiknya. Terlepas dari betapa memukau penampilan kedua band raksasa dari era 90-an akhir tersebut, Konser Musik /rif & Sheila on 7 tergarap baik dan sukses membuat kenangan-kenangan dari masa itu menguap kembali. Nostalgila! Foto oleh: Fransiskus Powandi/MDG Production

 

 

Review Untuk : Musik

Rating :

 

*Review merupakan kiriman member.

Pengirim :sandieko



inspirasi

Apa yang terbentang di belakang kita, dan apa yang terbentang di depan kita adalah hal-hal kecil dibandingkan apa yang ada di dalam diri kita.

Ralph Waldo Emerson
Telah Terbit
September 2015




Review

The Warrior Daughter

10 Sep 2015

Judul :The Warrior Daughter Penulis : Happy Salma Penerbit : Titimangsa Foundation Tahun Terbit : Cetakan I, 2015 Jumlah Halaman : 256 halaman The Warrior Daughter mengisahkan biografi Desak Nyoman Suarti, Kartini masa kini yang mempertahankan desain kerajinan perak khas nusantara dari kl...


Daylight

10 May 2015

Iris Boelens, pengacara, mengalami kasus pelik yang melibatkan kliennya, seorang produser film dewasa. Belum selesai kasus tersebut, ia juga harus menemukan kenyataan bahwa ia ternyata memiliki seorang kakak kandung, Ray, yang sedang menjalani masa tahanan. Kunjungan Iris kepada Ray di penjara m...


Album Perdana Milik Frau Akan Dirilis Ulang

4 Feb 2015

Perilis album piringan hitam yang bermarkas di Yogyakarta, menyampaikan kabar gembira: album perdana Frau akan dirilis dalam format piringan hitam! Anda masih ingat dengan Starlit Carousel? Ya, merupakan judul mini-album yang berisikan materi lagu-lagu apik milik Frau, yang pernah dirilis secara ...


Sate Jepang Nan Lezat Menawan

3 Sep 2015

Kalau Anda mengira bahwa kuliner Jepang hanya melulu sushi, yakiniku, teriyaki dan chicken katsu, maka Anda salah besar. Karena selain mereka ada pula hidangan bernama yakitori. Salah satu restoran yang mengkhususkan diri pada hidangan jenis ini adalah restoran Robaa Yakitori, yang pertama kali buka...


service solahart

12 Nov 2013

Service Solahart Water Heater Hub : (021 )71231659 – 082113812149 / 085920773653 CV.Fikri Mandiri Jaya Alamat: Jalan Raya Pasar Minggu No.09 Pancoran Jakarta Selatan Email:mandirijaya.fikri@yahoo.com www.fikrimandirijaya.webs.com Kami adalah penyedia jasa service / perbaikan pemanas air,...